To Be or Not To Be
Tonight when I got home from Office,I had dinner with my parents.Afterwards,my daddy said that he wanted to have a few words with me.
Pertama kita ngobrol-ngobrol mengenai perkembangan bisnis dan usaha keluarga kami.Lalu kemudian daddy bercerita mengenai semua rencana pengembangan usaha kami dan bagaimana beliau ingin memajukan usaha kami sampai menjadi besar dan gua benar-benar mengagumi visi dan cita-cita beliau yang besar.
Dari pembicaraan itu,beliau bercerita bahwa dalam kurun waktu kurang dari 10 tahun ke depan,beliau ingin pensiun dari our family company dan ingin agar aku melanjutkan usahanya.
Beliau bercerita tentang masa lalunya dimana “Pengalaman" merupakan suatu keharusan dalam doing business,because pengalaman itulah yang mengasah ketajaman dan intuisi dari seorang pebisnis.
Dari kata-kata beliau,beliau ingin agar aku segera terjun full time ke bisnisnya.I really want to do that ,cuma saja I’m a little afraid that my current activities ngga memungkinkan untuk terjun Full Time ke our family business.
Aktivitas gua setiap hari saja sudah benar2 menguras waktu dan energi,mulai dari menyelesaikan kuliah S1,mengurus took audio mobil gua dan belum lagi berkarier di BMW.It’s almost impossible untuk menerjunkan diri di bisnis bokap gua.
So my dad seems wants me to choose between nerusin bisnis nya atau berkarier di BMW.It’s really a though choice because I really really do enjoy my work at BMW.but in the other hand my dad has built an empire for me which is a lot more promising than careering at BMW.Hmmmm…I still need time to think I said to my dad.So here I am writing this blog full of uncertainty of which shall I choose …

0 Comments:
Post a Comment
<< Home